Popular Content

Kamis, 10 November 2016

On 11/10/2016 10:00:00 AM by KSG UI in , ,    No comments
BAB VI 

KESIMPULAN

Potensi fisik yang terdapat pada wilayah penelitian merupakan bentukan eksokarst (dome, mata air, dan bukit karst), Goa, dan Pantai dengan jumlah yakni 33 goa, 2 mata air, 1 bukit karst dan 3 pantai. Potensi fisik ini tersebar dominan pada Kecamatan Pracimantoro dan juga bentukan karst dominan adalah goa. Sedangkan potensi lainnya seperti potensi biodiversitas dan potensi sosial ekonomi dan budaya. Potensi biodiversitas bisa dikategorikan baik dengan dominansi flora adalah tanaman pangan tanaman berkayu sedangkan varietas fauna dominansi serangga. Potensi sosial ekonomi dan budaya masih belum optimal dalam hal pembangunan ekowisata karena dominasi penduduk masih berorientasi pada sektor pertanian; sedangkan dari segi infrastruktur yakni aksesbilitas masih belum dapat mengakses wilayah-wilayah yang berpotensi karena kurangnya sarana dan prasarana ditambah bentuk medan yang sulit; dan dari segi budaya hambatan utama adalah gaya hidup yang mengeksploitasi karst dan juga dinamisme pada bentukan karst. Sehingga persebaran potensi karst hanya 63% dari total jumlah desa yang memiliki potensi ekowisata dan hanya 9% (3 desa) yang memiliki potensi tinggi. Potensi ekowisata banyak ditemukan pada wilayah paling selatan dengan bentukan karst yakni pantai hingga bagian tengah wilayah sedangkan pada wilayah utara dominansi tidak berpotensi karena merupakan wilayah pusat kegiatan dan tidak ada bentukan karst.
Selengkapnya mengenai Hasil Penelitan bisa dilihat di http://bit.ly/HasilPenelitianKSGUI2016

0 comments:

Posting Komentar